Defender sekaligus kapten Chelsea, Gary Cahill masih memendam keinginan untuk membela tim nasional Inggris di Piala Dunia 2018. Cahill merasa optimis dengan peluangnya masuk di squad The Three Lions.

Performa Cahill musim ini memang tidak semenakjubkan musim sebelumnya. Cedera otot yang sempat dialaminya awal tahun ini, membuat performanya menurun.

Dia bahkan tidak masuk dalam daftar squad Antonio Conte pada tiga pertandigan berturut-turut pada pertengahan hingga akhir Maret. Buntutnya, manajer tim nasional Inggris Gareth Southgate tidak memainkannya untuk laga uji coba melawan Belanda dan Italia, Maret lalu.

Namun, kepercayaan dirinya kembali setelah Conte memainkannya sebagai starter dalam 4 pertandingan terakhir The Blues di semua ajang. Cahill bahkan turut serta membawa Chelsea ke final Piala FA, setelah mengalahkan Southampton di Stadion Wembley, Minggu (22 April 2018) malam.

Ketika itu, dia bermain selama 90 menit penuh dan berhasil membuat barisan penyerang Southampton tak bisa berkutik, serta tak mampu mencetak gol. Mantan pemain Aston Villa dan Bolton Wanderers itu pun mengaku kesempatannya untuk kembali ke timnas masih terbuka.

“Kemungkinan untuk saya kembali ke timnas masih ada. Itu sebabnya sata merasa bahagia bisa bermain. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di akhir musim. Kami sudah sampai di final (Piala FA) sekarang, Piala Dunia juga akan datang. Kita lihat saja nanti,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Saya selalu mengatakan hal yang sama. Setiap berada di luar tim, Anda tak akan menghilang dan berubah menjadi pemain yang buruk dalam semalam. Jika mampu menjaganya, performa Anda akan kembali seperti seharusnya,” ujar Cahill.

Gary Cahill memperkuat timnas Inggris sejak 2010, ketika dia tampil apik bersama Bolton Wanderers. Cahill pun menjadi bagian dari Tim The Three Lions di ajang Piala Eropa 2012 dan 2016, serta Piala Dunia 2014.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *