Iniesta Pensiun Dari Spanyol Selepas Piala Dunia

Andres Iniesta baru saja mengumumkan bahwa dia bakal gantung sepatu dari tim nasional Spanyol setelah kompetisi Piala Dunia 2018 ini berakhir.

Iniesta sekarang ini telah menginjak usia tua sebagai seorang pemain yakni 34 tahun. Dirinya tak mampu lagi tampil dalam kondisi prima.

Karena faktor itu Iniesta akhirnya memilih untuk menyudahi pengabdiannya dengan Barcelona. Ia memutuskan terbang ke Liga Jepang untuk memperkuat Vissel Kobe.

Pada momen ini Iniesta masih kuat untuk memperkuat skuat La Furia Roja. Akan tetapi selepas Piala Dunia di Rusia ini, dia mengindikasikan bila fisiknya tidak lagi memugkinkan tampil di tingkat tertinggi.

“Saya takkan pernah menutup peluang 100 persen bagi tim nasional usai Piala Dunia, namun segalanya memperlihatkan jika ini adalah kasus yang berbeda,” serunya pada Cadena Cope.

“Mungkin saja Piala Dunia kali ini bakal menjadi keikutsertaan terakhir saya, akan tetapi setelah selesai, semua akan dianalisa lagi. Saya bakal ke Jepang dan kita akan melihat yang tejadi.”

“Saya sama sekali tak menutup kesempatan untuk lanjut (karier internasional), namun saya sadar ini bakal lebih berat seusai meninggalkan Barcelona.”

Iniesta sendiri telah bermain di kancah Internasional bersama Tim Matador sejak tahun 2001. Kala itu dai membawa negaranya memenangi gelar Eropa U-16.Kemudian lanjut ke tingkat yang lebih tinggi sebelum masuk timnas senior pada 2006.

Hingga detik ini bersama tim utama Spanyol, Iniesta mengumpulkan tiga titel juara. Yang pertama Piala Eropa tahun 2008, lantas Piala Dunia 2010 dan terakhir Piala Eropa 2012.

WAGs Inggris Harus Bayar Sendiri Untuk Ke Piala Dunia Rusia

WAGs (Istri dan kekasih) dari para penggawa tim nasional Inggris kembali disebut-sebut tak bisa mendekati pasangannya di Piala Dunia Rusia mendatang. Sudah begitu, mereka harus keluar biaya sendiri untuk terbang ke Rusia.

Piala Dunia 2018 Rusia menjadi rumit bagi Federasi Sepakbola Inggris (FA) usai memanasnya hubungan dari kedua negara tersebut. Bahkan, sempat muncul wacana Inggris akan memboikot Piala Dunia. Itu bermula dari masalah agen ganda yang terbunuh.

Tapi, namun keamanan tersebut kemudian ditanggapi oleh FA dengan memertimbangkan untuk tetap tampil di Piala Dunia.

FA melakukan antisipasti dengan menggandakan pengamanan base camp squad The Liones selama Piala Dunia 2018 di kawasan Repino, di pinggir kota Saint Petersburg, Rusia.

Kabar terakhir, seperti yang dilaporkan Mirror, masing-masing istri dan kekasih pemain Timnas Inggris harus keluar biaya sendiri sebesar 10 ribu poundsterling atau sekitar Rp 194,4 juta untuk bisa ke Rusia. Beberapa hari lalu FA sudah menegaskan untuk menolak membayar tagihan.

Walaupun sudah membayar mahal, barisan Istri dan kekasih itu tidak diperbolehkan mendekati pasangan saat hari H, satu hari sebelum dan sesudah pertandingan.

“Mereka (Istri dan kekasih) tidak senang. Para WAGs juga harus tinggal di hotel yang berbeda agar pemain bisa fokus 100% kepada pertandingan,” ungkap perwakilan dari FA.

Kapten Chelsea Yakin Bisa Main Di Piala Dunia 2018

Defender sekaligus kapten Chelsea, Gary Cahill masih memendam keinginan untuk membela tim nasional Inggris di Piala Dunia 2018. Cahill merasa optimis dengan peluangnya masuk di squad The Three Lions.

Performa Cahill musim ini memang tidak semenakjubkan musim sebelumnya. Cedera otot yang sempat dialaminya awal tahun ini, membuat performanya menurun.

Dia bahkan tidak masuk dalam daftar squad Antonio Conte pada tiga pertandigan berturut-turut pada pertengahan hingga akhir Maret. Buntutnya, manajer tim nasional Inggris Gareth Southgate tidak memainkannya untuk laga uji coba melawan Belanda dan Italia, Maret lalu.

Namun, kepercayaan dirinya kembali setelah Conte memainkannya sebagai starter dalam 4 pertandingan terakhir The Blues di semua ajang. Cahill bahkan turut serta membawa Chelsea ke final Piala FA, setelah mengalahkan Southampton di Stadion Wembley, Minggu (22 April 2018) malam.

Ketika itu, dia bermain selama 90 menit penuh dan berhasil membuat barisan penyerang Southampton tak bisa berkutik, serta tak mampu mencetak gol. Mantan pemain Aston Villa dan Bolton Wanderers itu pun mengaku kesempatannya untuk kembali ke timnas masih terbuka.

“Kemungkinan untuk saya kembali ke timnas masih ada. Itu sebabnya sata merasa bahagia bisa bermain. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di akhir musim. Kami sudah sampai di final (Piala FA) sekarang, Piala Dunia juga akan datang. Kita lihat saja nanti,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Saya selalu mengatakan hal yang sama. Setiap berada di luar tim, Anda tak akan menghilang dan berubah menjadi pemain yang buruk dalam semalam. Jika mampu menjaganya, performa Anda akan kembali seperti seharusnya,” ujar Cahill.

Gary Cahill memperkuat timnas Inggris sejak 2010, ketika dia tampil apik bersama Bolton Wanderers. Cahill pun menjadi bagian dari Tim The Three Lions di ajang Piala Eropa 2012 dan 2016, serta Piala Dunia 2014.

Legenda Inggris Ingin Joe Hart Main Di Piala Dunia 2018

Mantan kiper tim nasional Inggris, David Seaman berharap agar Joe Hart bisa kembali dipanggil The Three Lions untuk mengarungi Piala Dunia 2018.

Nama Hart akhir-akhir ini kerap menerima kritikan menyusul kesalahan yang sering dia lakukan di klubnya, dengan terakhir membuat West Ham United merugi karena blundernya memudahkan penyerang Stoke City Peter Crouch membobol gawang yang dia kawal.

Walaupun demikian, mantan kiper Manchester City tersebut masih menjadi andalan di Inggris, namun sekarang ia harus bersaing ketat dengan beberapa nama lain seperti Jack Butland, Jordan Pickford hingga Nick Pope.

Dari keempat nama kandidat tersebut, Seaman menganggap Hart masih yang terbaik. Mantan kiper Arsenal di era 1990–2003 itu mengatakan: “Menurut saya, Joe Hart masih sangat layak untuk menjaga gawang Inggris. Saya juga tidak ragu jika dua nama lain [Jack Butland dan Jordan Pickford] juga sudah pantas,” ujar David Seaman kepada Sky Sports News.

“Joe Hart tampil cukup baik di Piala Dunia sebelumnya, Jordan dan Jack masih belum layak untuk ini. Saat saya mengingat ini, tidak ada nama lain yang saya ingat selain Scott Carson ketika dia mengawal gawang di Wembley melawan Kroasia.”

“Scott Carson melakukan sebuah kesalahan pada lima menit pertama dan permainannya buyar sebab dia masih belum punya cukup pengalaman.”

Di kompetisi Piala Dunia 2018 Rusia musim panas ini, Inggris tergabung dalam Grup G bersama dengan Belgia, Panama dan Tunisia.

Mengenal Stadion Kaliningrad, Tempat Inggris dan Spanyol Bertanding di Piala Dunia 2018

Stadion Kaliningrad merupakan satu dari lima stadion baru yang direnovasi untuk penyelenggaran Piala Dunia 2018 Rusia. Stadion ini juga punya nama lain Arena Baltika ini adalah kandang klub Liga Rusia, Baltika Kaliningrad.

Stadion Kaliningrad mulai dibangun pada tahun 2015 dan barus selesai pada 2018 ini. Pembangunannya memakan biaya sebesar 257 juta euro (Rp4,3 triliun). Biro arsitek asal Prancis, Wilmotte & Associes merancang desain stadion yang berada di kota Kaliningrad.

Konsep desain Stadion Kaliningrad mengambil inspirasi dari Stadion Allianz Arena di Munich, Jerman. Allianz Arena sendiri adalah kandang dari juara Bundesliga Jerman, Bayern Munchen dan juga pernah menjadi stadion penyelenggara Piala Dunia 2006 Jerman.

Stadion Kaliningrad memiliki kapasitas yang relatif sedikit untuk ukuran Piala Dunia, hanya 35.212 penonton. Usai penyelenggaraan Piala Dunia 2018, kapasitasnya akan dikurangi menjadi 25.000 penonton saja.

Karena kapasitasnya yang sedikit, Stadion Kaliningrad hanya akan dipakai sebagai tuan rumah pertandingan penyisihan grup selama penyelenggaraan Piala Dunia 2018. Empat pertandingan itu adalah Grup B, D, E, dan G.

Juara Dunia Piala Dunia 2010, timnas Spanyol akan berduel melawan kesebelasan Maroko di Stadion Kaliningrad dalam penyisihan Grup B pada 25 Juni. Spanyol masih bakal dihuni para bintang dua klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Sementa Juara Dunia 1966, kesebelasan Inggris berduel melawan Belgia di Stadion Kaliningrad dalam penyisihan Grup G pada 28 Juni. Dua pertemuan negara ini akan menyuguhkan para bintang yang berlaga di Liga Inggris.

Profil Lengkap Mamadou Sakho

Profil Lengkap Pemain Sepak Bola Mamadou Sakho

Gelandang Internasional Prancis ini sempat dicoret dari skuat Timnas Prnacis karena sempat diduga telah mengkonsumsi obat-obatan terlarang alias doping, namun Sakho akhirnya kembali setelah dirinya terbukti tidak bersalah dan tidak menggunakan Doping. Kini, sang pemain telah mendapatkan kembali tempatnya di Liverpool.

Mamadou Sakho, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Prancis yang bermain sebagai bek tengah bagi klub sepakbola Inggris, Liverpool FC dan bagi Tim Nasional Prancis di Level Internasional. Pemain berusia 26 tahun ini awalnya bermain untuk raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain, tapi kemudian dia memutuskan hengkang dan merapat ke Liverpool di tahun 2013 silam. Adapun, berikut profil lengkap dan perjalanan karir Mamadou Sakho.

Nama Lengkap : Mamadou Sakho
Nama Akrab : Mamadou Sakho
Tanggal Lahir : 13 Februari 1990
Tempat Lahir : Paris, Prancis
Tinggi Badan : 1,87 m
Nomor Punggung : 3
Posisi Bermain : Gelandang
Tim Nasional : Prancis
Klub Saat ini : Liverpool

Perjalanan Karir Mamadou Sakho

Sakho, 26 tahun, lahir di kota Paris, Prancis, pada tanggal 13 Februari 1990 silam. Dia kemudian tergabung dalam tim akademi Paris FC Di tahun 1996, namun selang enam tahun kemudian, Sakho pindah ke tim akademi Paris Saint-Germain dan mendapati debutnya di level professional pada tahun 2007.

Sakho sempat bermain cukup lama bersama dengan raksasa Ligue 1 Prancis tersebut, dan dia juga termasuk dalam skuat Carlo Ancelotti yang memenangkan trofi di tahun 2013. Setelah mencatatkan 201 caps dan mencetak tujuh gol diantaranya, Sakho memutuskan hengkang ke Liverpool usai ditebus dengan banderol 18 juta Poundsterling.

Sejauh ini, Sang pemain telah mencatatkan 79 caps bersama Liverpool dan mencetak tiga gol di semua ajang. Lihat profil dan berita lainnya di http://www.fatthenfitnow.com/, website berita bola terpercaya.

Profil Lengkap Luiz Adriano

Profil Pemain Sepak Bola Lengkap Luiz Adriano

Striker asal Brazil ini merupakan salah satu pemain yang didatangkan AC Milan pada musim panas tahun 2015 lalu, sayangnya, sang pemain lebih sering duduk di bangku cadangan seiring Carlos Bacca yang lebih diandalkan Rossoneri sampai saat ini.

Luiz Adriano De Souza Da Silva atau yang lebih dikenal dengan nama Luiz Adriano, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Brazil yang bermain sebagai striker bagi klub sepakbola Italia, AC milan dan bagi Tim Nasional Brazil di level Internasional. Luiz Adriano sendiri sebelumnya bermain bagi Shakhtar Donetsk, dia sempat dikaitkan dengan Bayern Munchen dan sejumlah klub Liga primer Inggris, tapi sang pemain akhirnya lebih memilih bergabung dengan AC milan pada musim panas kemarin. Adapun, berikut profil Lengkap dan Perjalanan Karir Luiz Adriano.

Nama Lengkap : Luiz Adriano de Souza da Silva
Nama Akrab : Luiz Adriano
Tanggal Lahir : 12 April 1987
Tempat Lahir : Porto Alegre, Brazil
Tinggi Badan : 1,83 m
Posisi Bermain : Striker
Nomor Punggung : 7
Tim Nasional : Brazil
Klub Saat ini : AC milan

Perjalanan Karir Luiz Adriano

Luiz Adriano, 29 tahun, lahir di kota Porto Alegre, Brazil, pada tanggal 12 April 1987 silam. Dia memulai karirnya di dunia sepalbola bersama dengan tim akademi Internacional pada tahun 2004 silam. Hanya selang satu tahun saja, yang bersangkutan mendapati debutnya di level professional bersama dengan tim utama klub tersebut.

Namun, karirnya bersama Internacional tak berlangsung lama, usai mencatatkan 13 gol dari 32 penampilan di musim pertamanya, Luiz Adriano kemudian hijrah ke Eropa dan bermain bagi klub Ukraina, Shakhtar Donetsk.

Bersama Shakhtar Donetsk, ketajaman Luiz Adriano semakin terlihat, dia selalu jadi langganan Starter sejak tahun 2008, kemudian setelah mencatakan 128 gol dari 266 penampilan, sang pemain ditebus AC Milan dengan banderol 7 Juta Euro. Sejauh ini, Adriano telah mengemas 29 caps bersama Milan di semua ajang dan mencetak enam gol diantaranya. Cek berita selengkapnya di http://bolawarna.com/, pusat berita bola terlengkap.

Profil Lengkap Luis Nani

Profil Sepak Bola Lengkap Luis Nani

Sebenarnya, gelandang Internasional Portugal ini dikenal sebagai salah satu pemain berbakat di masa lalu, dia bahkan digadang-gadang bakal menjadi bintang baru Manchester United penerus Cristiano Ronaldo, namun ekspektasi yang ada tidak terjawab, kini Nani pun menjalani karir yang cenderung biasa saja.

Luis Carlos Almeida Cunha, atau yang lebih dikenal dengan nama Luis Nani, merupakan seorang Atlet Sepakbola Professional asal Portugal yang bermain sebagai gelandang sayap atau Winger bagi klub sepakbola Portugal, Sporting CP dan bagi Tim Nasional portugal di level Professional. Nani sempat diprediksi bakal menjadi bintang masa depan, sampai akhirnya dia direkrut Manchester United, tapi kenyataannya, dibawah Ekspektasi, dia kurang begitu sukses bersama Manchester United, hingga sempat dipinjamkan ke Sporting CP dan kini bermain bagi Valencia. Berikut profil dan biodata lengkap Luis Nani.

Nama Lengkap : Luís Carlos Almeida da Cunha
Nama Akrab : Luis Nani
Tempat Lahir : Praia, Cape Verde
Tanggal Lahir : 17 November 1986
Klub Sekarang : Fenerbahce
Posisi Bemain : Gelandang Sayap
Tim Nasional : Portugal
Nomor Punggung : 17
Tinggi Badan : 175 cm

Tahun 2005 menjadi tahun debut bagi Luis Nani untuk menjadi seorang pemain sepakbola Professional, kala itu dia bermain bagi Sporting Lisbon di Liga Portugal. Selama dua tahun saja, Nani Langsung merapat ke Manchester United, seiring prediksi Publik yang menyebutnya bakal jadi bintang masa depan Portugal layaknya CR7.

Di Manchester United pada awalnya, Nani bermain cukup bagus, namun perlahan, posisinya tergeser, terutama sejak pergantian pelatih antara Sir Alex Ferguson menuju David Moyes, kemudian Van Gaal. Dia sempat dipinjamkan ke Lisbon pada musim 2014/15 lalu, sebelum akhirnya resmi dijual United ke Fenerbahce di musim panas tahun 2015 kemarin

Tak begitu sukses bersama Fenerbahce, Nani kemudian dilepas ke Valencia pada bursa transfer kemarin. Sejauh ini, dia telah mencatatkan 7 caps bagi Los Che dan mencetak satu gol diantaranya.

Profil Lengkap Giorginio Wijnaldum

profili-lengkap-sepak-bola-giorginio-wijnaldum

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Liverpool mendaratkan sejumlah pemain, termasuk salah satunya adalah Georginio Wijnaldum, pemain asal Belanda yang ditebus dari Newcastle United. Pada kemenangan atas Watford akhir pekan kemarin, gelandang berusia 25 tahun ini turut mencetak gol bagi Tim Marseyside.

Giorginio Gregion Emile Wijnaldum atau yang lebih dikenal dengan nama Giorginio Wijanldum merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Belanda yang bermain sebagai gelandang tengah bagi klub sepakbola Liverpool FC dan bagi Tim Nasional Belanda di Level Professional. Setelah cukup bersinar bersama PSV Eidnhoven, sang pemain merapat ke Liga primer Inggris dan bermain bagi Newcastle United. Sayangnya, The Maghpies tersisih ke divisi dua, sang pemain pun akhirnya menerima pinangan Liverpool. Berikut Profil Lengkap dan Perjalanan Karir Giorginio Wijnaldum.

Nama Lengkap : Giorginio Gregion Emile Wijnaldum
Nama Akrab : Giorginio Wijnaldum
Tanggal Lahir : 11 november 1990
Tempat Lahir : Rotterdam, Belanda
Tinggi Badan : 1,75 m
Nomor Punggung : 5
Tim Nasional : Belanda
Klub Saat ini : Liverpool

Perjalanan Karir Giorginio Wijnaldum

Wijnaldum, 25 tahun, lahir di kota Rotterdam, Belanda pada tanggal 11 november 1990. Dia kemudian bergabung dengan tim akademi Sparta Rotterdam pada tahun 1997, dan selang tujuh tahun kemudian bermain bagi Tim akademi Feyenoord.

Di tahun 2007, Wijnaldum mendapati kesempatan debutnya bersama denga Feyenoord Rotterdam. Dia baru benar-benar menjadi tim utama feyenoord di tahun 2008 , hingga 2011, sang pemain mencatatkan 134 caps dan mencetak 25 gol. Setelahnya dia ditebus PSV dengan banderol 5 Juta Poundsterling.

Bersama PSV karirnya terus berkembang, mencatatkan 152 caps dan mencetak 56 gol, menjadi salah satu pemegang kontribusi besar atas sukses PSV memenangkan Trofi Eredivisie Belanda. Akhirnya sang pemain hengkang ke Newcastle pada 2015 usai ditebus dengan banderol 12 Juta poundsterling.

Pada musim panas 2016 kemarin, Newcastle Terdegradasi ke divisi dua, sang pemain pun memutuskan hengkang ke Liverpool, dia ditebus dengan banderol 23 Juta Poundsterling. Sejauh ini telah mencatatkan 11 penampilan bersama Tim Marseyside.

Profil Lengkap Gianluca Lapadula

profil-lengkap-gianluca-lapadula

Penyerang berusia 26 tahun ini baru saja berhasil menjadi pahlawan kemenangan yang diraih AC Milan atas Palermo dalam pertandingan Serie A Italia. Sosoknya dijuluki Lapagol, meski baru berusia 26 tahun, namun Lapadula melalui perjalanan karir yang cukup panjang sebelum akhirnya bergabung dengan AC Milan.

Gianluca Lapadula, atau yang lebih dikenal dengan nama Lapadula, merupakan seorang atlet sepakbola professional asal Italia yang bermain sebagai penyerang bagi klub sepakbola AC Milan. Meski sudah berusia 26 tahun, Lapadula belum juga mendapatkan panggilan dari Tim Nasional Italia, namun diyakini performanya yang kian moncer bersama dengan Rossoneri berpotensi membuahkan panggilan dari pelatih Giampiero Ventura untuk membela Gli Azzurri. Berikut Profil Lengkap dan Perjalanan Karir Gianluca Lapadula.

Nama Lengkap : Gianluca Lapadula
Nama Akrab : Gianluca Lapadula
Tanggal Lahir : 7 Februari 1990
Tempat Lahir : Turin, Italia
Tinggi Badan : 1.78 m
Nomor Punggung : 9
Posisi Bermain : Penyerang
Tim Nasional : –
Klub Saat ini : AC Milan

Perjalanan Karir Gianluca Lapadula

Lapadula, 26 tahun, lahir di kota Turin, Italia pada 7 Februari 1990 silam, dia sempat tergabung dalam tim akademi Juventus selama delapan tahun pada periode 1996 hingga 2004. Kemudian pindah ke tim akademi Rivoli Collegno. Namun, Lapadula justru mencatatkan debutnya di level professional bersama klub lain.

Dia memulainya di tahun 2007 bersama dengan Pro Vercelli, kemudian hengkang setahun kemudian menuju Ivrea, dan ditebus AC Parma pada tahun 2009. Lapadula sempat dipinjamkan ke tiga klub yang berbeda, antara lain Atletico Roma, Ravenna, dan San marino. Lalu dia resmi dilepas ke Cesena pada tahun 2012.

Hanya selang satu tahun saja, dia kembali ditebus AC Parma. Namun lagi-lagi dipinjamkan ke sejumlah klub, mulai dari Gorica hingga Teramo. Di musim panas 2015 kemarin dia ditebus Pescara, lalu resmi merapat ke AC Milan sejak musim panas tahun ini.

Sejauh ini, Lapadula telah mencatatkan 6 caps bagi AC Milan dan mencetak sebiji gol.